Mengenal Linux Lebih Dalam

rumahlinux.site - Saat Ini, mayoritas pengguna PC/Laptop menggunakan sistem operasi Microsoft Windows yang terpasang didalamnya, namun terlepas dari itu ternyata ada pula segelintir orang yang sudah memakai dan mendalami sistem operasi Lain, sepeti Linux. Contoh Sistem Operasi Linux yang cukup terkenal adalah Ubuntu Linux. Dan seiring perkembangan jaman sistem operasi Linux ini ternyata semakin berkembang begitupun dengan penggunanya yang semakin tumbuh pesat. Karena kemampuan atau skillset mengoperasikan sistem operasi Linux merupakan skillset standar yang harus dimiliki oleh kalangan profesi tertentu di Bidang Internet atau Komputerisasi. Bagi Anda yang tidak ingin tergerus oleh jaman, dan ingin mengetahui serta mengenal Linux lebih dalam, artikel ini akan membahas seluk beluk sistem operasi Linux serta ulasan tentang mengenal Linux lebih dalam.
Tutorial Linux Indonesia
rumahlinux.site

 
Apa Itu Linux?
GNU/Linux adalah gabungan yang sangat baik dari sistem operasi yang bebas dan dengan lisensi kode sumber terbuka (free and open sources) yang ada di dunia saat ini. Bagi Anda yang coba memahami dan mempelajari tentang apa itu sistem operasi dan bagaimana cara kerjanya, maka Anda terlebih dahulu diwajibkan menggunakan sistem operasi Linux.

Bagi sebagian programer saat ini, Linux semakin dirasakan penting. Kehadirannya tidak hanya menjadi bagian dari pelengkap dan alat bantu pekerjaannya, tetapi ia juga cukup dominan dan berdampak penting bagi dunia khususnya di dunia BigData ataupun DataCenter. Termasuk programer yang mendalami cloud technologi untuk data publik yang besar dan umumnya berharap bahwa sistem target akan menjalankan Linux. Di Amazon EC2, penggunaan sistem operasi Linux (dalam berbagai distronya) mengendalikan pangsa pasar saat ini hampir mencapai 87%, dan Windows bertanggung jawab atas 13% lainnya.

Bukti lain bahwa Linux saat ini cukup menjanjikan bagi pekerjaan dan untuk beberapa tahun ke depannya adalah ketika orang mulai bisa menambahkan sistem operasi tertanam berbasis Linux di SmarPhone, TV/SmartTV, kendaraan, dan banyak perangkat lainnya. Keberadaan sistem operasi Microsoft Windows Subsystem for Linux (WSL), serta kemampuan yang baru-baru ini diumumkan termasuk dukungan LCOW (Linux Container on Windows), menunjukan adanya transformasi pada sistem operasi Microsoft Windows untuk mulai beradaptasi dengan Linux. Dan ini adalah bukti lain dari dampak yang dimiliki sistem operasi Linux, dan jelas akan terus berdampak bagi seluruh Dunia.





Munculnya GNU/Linux

Sistem operasi Linux yang ada saat ini lebih tepatnya disebut sebagai GNU/Linux. Karena kemunculan Linux menurut sejaharnya didasarkan oleh dua upaya di awal 1990-an. Pertama adalah upaya dari Richard Stallman untuk membuat alternatif perangkat lunak bebas dan sumber terbuka dari sistem-sistem operasi Unix yang berpemilik saat itu. Pengerjaan utilitas dan program-program tersebut hingga saat ini masih terus berlanjut melalui Free Software Foundation, dan dikenal dengan nama GNU, singkatan rekursif yang berarti "GNU bukan Unix!". Kedua, adalah upaya pembuatan kernel. Karena tanpa kernel, upaya untuk menjadikan sistem operasi yang bebas dan terbuka tidak dapat diwujudkan. Upaya kedua ini datang dari hasil karya Linus Torvald, dimana kernelnya telah berfungsi dan layak saat itu, dan ia sebut kernel itu dengan nama Linux. Mengingat bahwa Linus menggunakan beberapa alat dari GNU (misalnya, GNU Compiler Collection, atau GCC), perpaduan alat GNU dan kernel Linux adalah pasangan sempurna bagi munculnya OS baru ini, GNU/Linux. Distribusi Linux pada mulanya berisi komponen-komponen GNU, dengan kernel Linux, komponen GUI X-Windows dari MIT, dan komponen BSD lainnya yang dapat digunakan di bawah lisensi sumber terbuka BSD. Awal kepopuleran distribusinya (seperti Slackware dan kemudian Red Hat) dapat memberikan akses ke sistem operasi Linux bagi pengguna PC umum pada tahun 1990-an, dan dengan itu, banyak pula kemampuan sistem operasi Unix dan utilitas yang dipatenkan saat itu dapat mereka gunakan dalam pekerjaan atau kehidupan mereka. Karena semua komponen Linux sifatnya bebas dan sumber terbuka, siapa pun dapat membuat distribusi Linux, dan segera setelah itu jumlah total distro mencapai ratusan. Saat ini, distrowatch.com mencantumkan lebih 300 distribusi Linux unik yang tersedia dalam beberapa bentuk. Tentu saja, banyak programer memanfaatkan sistem operasi Linux baik melalui penyedia cloud atau dengan menggunakan
Contoh Sistem Operasi Linux atau distribusi gratis populer seperti Fedora, Ubuntu, Debian, Arch Linux, Gentoo, dan banyak varian lainnya.

Penawaran sistem operasi Linux secara komersial pun menjadi layak, yang memberikan dukungan di atas komponen bebas dan terbuka, karena banyak perusahaan (termasuk IBM) bermigrasi dari Unix yang berpemilik untuk menawarkan solusi middleware dan perangkat lunak untuk Linux. Red Hat membangun model dukungan komersial melalui RHEL (Red Hat Enterprise Linux), seperti yang dilakukan penyedia dari Jerman, SUSE, melalui SLES (SUSE Linux Enterprise Server).

Perbandingan Unix dan Linux
Baik Unix maupun Linux, keduanya telah memberi banyak warisan yang hampir sama, dan banyak dari tujuan keduanya juga sama. Seperti telah disebutkan sebelumnya, kemunculan Linux dan GNU (Free Software Foundation) didasari oleh upaya untuk menemukan alternatif bagi Unix berpemilik dengan perangkat lunak yang bebas dan sumber terbuka. Dari perspektif penggunaan, Unix dan Linux tidak jauh berbeda. Sebagian besar daya tarik Linux adalah ketersediaan sistem operasi untuk banyak arsitektur perangkat keras (termasuk PC modern) dan kemampuan untuk menggunakan alat yang tidak asing bagi administrator dan pengguna Unix.

Karena adanya standar dan kepatuhan POSIX, perangkat lunak yang ditulis di Unix dapat dikompilasi untuk sistem operasi Linux dengan upaya porting yang biasanya terbatas. Skrip shell dapat digunakan langsung di Linux dalam banyak kasus. Beberapa baris,perintah memiliki opsi yang sedikit berbeda antara Unix dan Linux, tetapi banyak yang beroperasi pada keduanya.

Perbedaan lainnya antara Unix dan Linux terutama terkait dengan model lisensi: sumber terbuka vs kepemilikan, perangkat lunak berlisensi. Juga, kurangnya kernel umum dalam distribusi Unix memiliki implikasi bagi vendor perangkat lunak dan perangkat keras. Untuk Linux, vendor dapat membuat driver perangkat untuk perangkat-perangkat keras tertentu dan berharap bahwa, dengan alasan, itu akan beroperasi di sebagian besar distribusi. Karena banyaknya varian komersial dan akademik dari Unix, vendor mungkin harus menulis driver yang berbeda untuk varian Unix tertentu dan memiliki lisensi berbeda dan masalah lain terkait dengan akses ke SDK, atau model distribusi untuk perangkat lunak sebagai driver perangkat biner di banyak varian Unix. Karena kedua komunitas Unix dan Linux telah matang selama beberapa dekade terakhir, banyak kemajuan di Linux telah diadopsi di dunia Unix. Banyak utilitas GNU tersedia sebagai tambahan untuk sistem Unix di mana pengembang menginginkan fitur dari program GNU yang bukan bagian dari Unix. Sebagai contoh, AIX IBM menawarkan AIX Toolbox untuk Aplikasi Linux dengan ratusan paket perangkat lunak GNU (seperti Bash, GCC, OpenLDAP, dan banyak lainnya) yang dapat ditambahkan ke instalasi AIX untuk memudahkan transisi antara Linux dan sistem AIX berbasis-Unix.

Unix yang berpemilik juga masih ada, dan dengan banyak vendor besar menjanjikan dukungan untuk rilis mereka saat ini hingga tahun 2020-an. Juga, cabang BSD dari Unix adalah sumber terbuka, dan NetBSD, OpenBSD, dan FreeBSD semua memiliki basis pengguna dan komunitas sumber terbuka yang kuat, yang mungkin tidak terlihat atau aktif seperti Linux, tetapi muncul dalam laporan berbagi server baru-baru ini, dengan jauh di atas angka Unix berpemilik di bidang seperti web server. Linux telah menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan sistem operasi berpemilik (seperti Windows dan Unix yang berpemilik) karena ketersediaannya di sejumlah besar platform perangkat keras, mulai dari Raspberry Pi untuk perangkat IoT, Android, autos (dengan Automotive Grade Linux), TV pintar, dan banyak dari tumpukan layanan cloud yang paling populer saat ini menggunakan Linux. Ini dimungkinkan dengan tersedianya sistem membangun dan koleksi kompiler yang kuat dan lengkap di Linux seperti GCC.

 

Artikel Menarik Lainnya :
  1. Linux Tutorial : Membangun WebServer Lengkap 
  2. Linux Tutorial : Hemat Battery di Linux 
  3. Linux Tutorial : Aplikasi Rekam Layar Gratis
Beberapa Kelebihan Sistem Operasi Linux

Walaupun di Indonesia jarang digunakan, sistem operasi linux ternyata memiliki beberapa keuntungan. Terutama di bidang pemrograman. Sehingga, sebagian orang nyaman untuk memakainya. Berikut beberapa kelebihannya:

1. Sofware Linux Bisa Didapatkan Secara Gratis

Kelebihan pertama yang dimiliki oleh Linux yaitu, Anda bisa mengunduh dan menginstalnya secara gratis tanpa berbayar. Tidak seperti kebanyakan sistem operasi yang ada saat ini dengan mengharuskan penggunanya membayar lumayan mahal. Seperti semua software di Microsoft windows.

Karena sifatnya gratis, maka bisa dijamin bahwa semua sistem operasi Linux merupakan versi original atau bukan bajakan. Ini merupakan kabar baik, karena terjaganya sifat keasliannya juga berpengaruh terhadap kualitas performa aplikasinya.

2. Pengaman Virus yang Diberikan Lebih Unggul


Dalam sistem operasi Linux, terdapat berbagai macam pengaman virus yang lebih akurat daripada OS Microsoft Windows atau sejenisnya saat ini. Tentunya, hal itu akan menjadikannya semakin aman tanpa gangguan error atau serangan eksternal mematikan. Selain aplikasi ini dapat menghilangkan virus, Ia juga bisa mencegah adanya indikasi serangan sebelum benar-benar masuk ke dalam komputer pengguna. Jadi, hasilnya pun lebih efektif serta aman digunakan dalam jangka panjang.

3. Komunitasnya Banyak di Seluruh Dunia

Keunggulan selanjutnya dari sistem operasi Linux yakni, memiliki komunitas yang sangat banyak di seluruh dunia. Sehingga, hal tersebut akan lebih memudahkanmu dalam melakukan pengembangan ataupun bertanya jika terdapat masalah-masalah yang sulit untuk diselesaikan secara pribadi.

Di samping itu, keberadaan komunitas yang mudah ditemui juga sangat menguntungkan karena Kamu bisa belajar serta bertukar pengalaman dengan mereka, terutama dalam memperbarui sistem operasi tersebut supaya lebih dikenal banyak orang dan semakin mendunia.

Sementara untuk Perbedaan dasar Antara Sistem Operasi Linux dan Windows, dapat Anda baca pada Atikel ini :Ayo Pakai OpenSource

Demikian, ulasan tentang Mengenal Linux lebih dalam. Sebagai informasi tambahan software Open Soure tahun ini sudah sangat tumbuh pesar perkembangannya serta pertumbuhan penggunanya pun meningkat, hal ini berdampak positif bagi Anda yang ingin bermigrasi ke software Open Source.


Selamat Mencoba - rumahlinux.site

Sumber :

 

Belajar dari Rumah, Ya... di Rumah Linux aja...

1 Response to "Mengenal Linux Lebih Dalam"

Posting Komentar