Membangun WebServer Lengkap dengan Ubuntu Linux

rumahlinux.site Linux Tutorial kali ini akan membahas cara membangun WebServer dengan menggunakan Sistem Operasi Linux. WebServer adalah aplikasi atau perangkat lunak yang memiliki peran untuk memberikan layanan data sebagai penerima permintaan yang dikirimkan melalui browser kemudian memberikan tanggapan permintaan dalam bentuk halaman situs web atau lebih umumnya dalam dokumen HTML. Secara sederhana Pemakaian WebServer adalah untuk penghubung antara server dan browser. Dalam bidang pemograman web, Anda pasti sering mendengar istilah “LAMP” atau singkatan dari Linux, Apache, MySQL, PHP. Kumpulan aplikasi ini merupakan aplikasi OpenSource yang sering digunakan dalam membangun dan menangani aplikasi berbasis web. Apache sebagai WebServer, MySQL untuk menangani database dan PHP sebagai bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun, menjalankan serta mendeploy sebuah aplikasi berbasis web/web-based aplikasi yang dinamis.
 

 
Info Linux | Web Hosting
rumahlinux.site

Para web programer atau pengembang aplikasi berbasis web dinamis dan interaktif ini sebagian besar dan secara basic/dasar dibangun menggunakan perangkat WebServer ataupun kumpulan paket tadi yang dikenal dengan aplikasi LAMP, walaupun pada tingkatan mahir mereka menggunakan tools tambahan. Namun, sampai saat ini LAMP merupakan perpaduan tools yang lengkap dalam memenuhi kebutuhan WebServer skala sederhana.


 


Untuk mencoba mengimplementasikannya, Anda tidak perlu menyediakan perangkat serta infrastruktur mewah dan mahal, Anda hanya perlu menyiapkan perangkat yang sebelumnya telah di install Sistem Operasi Linux terlebih dahulu, dan semua tools yang akan digunakan nanti semuanya berlisensi OpenSource/bebas untuk digunakan serta mudah untuk dioperasikan. Bahkan seteah menguasai tutorial ini, Anda sudah belajar juga bagaimana cara kerja sebuah Hosting atau yang lebik dikenal dengan web hosting.

Linux Tutorial dari rumahlinux.site kali ini akan membahas tentang Membangun WebServer Secara Lengkap dengan menggunakan Ubuntu Linux. WebServer yang dibangun berjalan secara lokal dengan fitur dan fungsi layaknya WebServer sebenarnya.

Proses instalasi awal, yaitu memasang paket Apache WebServer. Sebagai informasi Apache merupakan aplikasi WebServer paling populer dan terbaik saat ini, dan konfiguarsinya pun terbilang cukup mudah dilakukan. Anda harus mengetahui perintah dasar Linux terlebih dahulu untuk memulai proses instalasi sampai konfiguris tingkat lanjut, karena semua aktivitas dilakukan melalui terminal di Linux. 
Artikel terkait : Perintah Dasar Linux

Lakukan perintah dibawah ini untuk installasi paket Apache WebServer :

sudo apt install apache2

tunggu beberapa saat, dan jika sudah selesai proses penginstalan. Maka Anda dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu pada status dari Apache WebServer tadi.



sudo systemctl status apache2

maka output yang akan dihasilkan kurang lebih seperti yang ada di bawah ini :

 rumahlinux@rumahlinux-thinkcentre  ~  sudo systemctl status apache2
● apache2.service - The Apache HTTP Server
   Loaded: loaded (/lib/systemd/system/apache2.service; enabled; vendor preset: 
  Drop-In: /lib/systemd/system/apache2.service.d
           └─apache2-systemd.conf
   Active: active (running) since Sun 2020-03-01 21:33:09 WITA; 2min 10s ago
 Main PID: 8802 (apache2)
    Tasks: 55 (limit: 4915)
   CGroup: /system.slice/apache2.service
           ├─8802 /usr/sbin/apache2 -k start
           ├─8804 /usr/sbin/apache2 -k start
           └─8805 /usr/sbin/apache2 -k start

Mar 01 21:33:09 rumahlinux-thinkcentre systemd[1]: Starting The Apache HTTP Serv
Mar 01 21:33:09 rumahlinux-thinkcentre apachectl[8791]: AH00558: apache2: Could 
Mar 01 21:33:09 rumahlinux-thinkcentre systemd[1]: Started The Apache HTTP Serve
lines 1-15/15 (END)


Setelah semua konfigurasi telah dilakukan, langkah selanjutnya  Anda akan coba untuk melakukan konfigurasi firewall agar layanan WebServer Apache dapat di akses diluar komputer lokal. Firewall itu sendiri sering difungsikan sebagai Sistem Keamanan Teknologi Informasi ataupun jalur data yang berada pada suatu sistem operasi

Tutorial Linux kali ini menggunakan UFW firewall, pastikan Anda memberikan izin akses terhadap layanan HTTP maupun HTTPS dari layanan WebServer.



$ sudo ufw app list

Output
Available applications:

 Apache
 Apache Full
 Apache Secure
 OpenSSH

Dari output diatas terlihat Apache memiliki 3 daftar yakni
Apache (untuk mengaktifkan http saja),
Apache Full (untuk mengaktifkan https dan http),
Apache Secure (untuk mengaktifkan https).

Karena yang akan diaktifkan HTTP dan HTTPS maka Anda akan mengijinkan layanan Apache Full pada UFW Firewall tadi, yaitu dengan perintah

sudo ufw allow in "apache Full"

Jika telah selesai, kita dapat melihat layanan Apache dengan mengakses melalui browser
http://your_server_ip_address  atau http://localhost/

maka akan keluar gambar seperti di bawah ini :


Membangun WebServer Sendiri
rumahlinux.site

Sampai saat ini Anda telah berhasil menginstall WebServer Apache pada mesin Linux Anda. Sebagai pengelola sebuah WebServer pada mesin dengan Sistem Operasi Linux, tentunya Anda harus menguasi Perintah dasar Linux untuk pengaturan dan manajemen sebuah WebServer.

Manajemen Proses Pada WebServe Apache di Linux

Dan untuk pengaturan serta manajemen proses pada WebServer Apache ini Anda dapat menggunakan baris perintah dibawah ini.

Perintah untuk mematikan aplikasi WebServer Apache:


sudo systemctl stop apache2

Perintah untuk menyalakan aplikasi WebServer Apache:

sudo systemctl start apache2

Perintah untuk melakukan restart aplikasi WebServer Apache:


sudo systemctl restart apache2

Jika ingin menerapkan sebuah perubahan pada konfigurasi, terkadang Anda perlu melakukan aktivitas reload, berikut perintah yang dapat diterapkan:


sudo systemctl reload apache2

Saat pertama kali diinstal, service dari WebServer Apache itu sendiri sudah di aktifkan sejak awal booting, nah jika Anda tidak menghendaki kondisi tersebut, Anda dapat mematikan service tersebut dengan perintah :

sudo systemctl disable apache2

Untuk mengaktifkan kembali service WebServer Apache saat booting awal, Anda cukup memasukan perintah dibawah ini :

sudo systemctl enable apache2

Setelah Anda berhasil memasang Aplikasi WebServer di Sistem Operasi Linux, Langkah selanjutnya memasang paket berikutnya yaitu Paket PHP.


Instalasi paket PHP

PHP merupakan bahasa pemrograman yang cukup terkenal serta populer digunakan untuk membangun aplikasi berbasis web. Kemudahan serta fitur integrasi yang baik dengan banyak jenis database seperti MySQL menjadikan bahasa pemrograman ini menjadi pilihan bagi banyak orang untuk memulai terjun di dunia pengembangan web.

Untuk proses instalasi PHP di Linux, masukan perintah berikut :

sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql

langkah selanjutnya adalah membuat sebuah file yang bernama info.php yang berfungsi untuk menampilkan informasi dari php yang kita gunakan. File tersebut diletakan di folder /var/www/html/

sudo vim /var/www/html/info.php

tambahkan baris berikut :


<?php 
phpinfo();
?>

sudo systemctl restart apache2

tampilkan infomasi PHP lewat browser Anda, dengan cara mengetikan http://localhost/info.php maka akan muncul tampilan yang menampilkan halaman PHP.


Sampai pada tahapan ini ada sudah berhasil memasang serta menjalankan WebServer beserta paket PHP. Langkah terakhir adalah memasang database. Database yang akan kita gunakan adalah MySQL yang merupakan database sejuta umat.

Langkah berikut yang dilakukan adalah instalasi paket database MySQL


sudo apt install mysql-server

jika berhasil, maka tahapan terakhir adalah melakukan konfigurasi database MySQL. Jalankan perintah berikut :


sudo mysql_secure_installation

ikuti perintah sesuai yang ditampilkan pada layar terminal Anda. Jika telah selesai, maka Anda dapat coba menjalankan perintah MySQL untuk mencoba fungsi dari MySQL itu sendiri.

sudo mysql
SELECT user,authentication_string,plugin,host FROM mysql.user;

jika queri diatas berhasil dijalankan, maka Anda akan melihat hasil seperti gambar yang ada di bawah ini. Dan ini sebagai tanda bahwa database MySQL sudah terinstall pada sistem operasi Linux dan sudah bisa untuk digunakan.

Dengan langkah-lahkah di atas tadi, Anda telah berhasil membangun sebuah WebServer sederhana untuk dioperasikan pada localhost. Teknik ini merupakan teknik dasar yang perlu Anda kuasai ketika hendak membangun sebuah infrastruktur server yang lebih kompleks lagi. Lakukan eksplorasi lebih agar Anda dapat dengan cepat beradaptasi dan meningkatkan pengalaman yang lebih menarik lagi.



Install PHPMyadmin

PHPMyAdmin merupakan aplikasi disisi Client yang memungkinkan Anda melakukan interaksi secara Web dengan MySQL. Untuk proses instalasinya dapat 
mengikuti langkah-langkah dibawah ini.

Instal PHPMyAdmin dengan perintah berikut.

sudo apt-get install phpmyadmin php-mbstring php-gettext

Ini akan memberikan beberapa pertanyaan yang digunakan untuk melakukan konfigurasi secara tepat. Untuk langkah pilihan WebServer, pilih Apache. kemudian pilih “Yes” ketika diminta untuk menggunakan “dbconfig-common” setup database. Langkah berikutnya Anda akan diminta untuk memasukkan password, gunakan password yang anda masukkan pada saat memasang MySQL sebelumnya. Kemudian anda akan kembali diminta untuk mengkonfirmasi password yang anda masukkan sebelumnya.
Proses ini sebenarnya menambahkan konfigurasi PHPMyAdmin ke dalam Apache yang ada pada direktory /etc/Apache2/conf-enabled/.

langkah penting berkutnya adalah mengaktifkan module PHP yang terpasang bersama PHPMyAdmin sebelumnya, dengan perintah :



sudo phpenmod mcrypt 
sudo phpenmod mbstring

Setelah itu kita dapat melakukan restart terhadap service Apache.

systemctl restart Apache2

Sekarang anda dapat mengakses menu dari PHPMyAdmin dengan memasukan halaman berikut.http://localhost/phpmyadmin


Dari langkah-lahkah di atas tadi, Anda telah berhasil membangun sebuah WebServer sederhana untuk dioperasikan pada localhost. Artinya secara langsung juga Anda telah membangun secara mandiri sebuah Web Hosting yang sifatnya lokal.

Spesifikasi Linux yang digunakan dalam tutorial linux kali ini adalah menggunakan Linux Ubuntu 18.04 LTS dengan Infrastruktur Perangkat Desktop Core I3 dan RAM 12 GB.

Tutorial Linux diatas tadi merupakan teknik dasar yang perlu Anda kuasai ketika hendak membangun sebuah infrastruktur server yang lebih kompleks lagi bahkan sebuah web hosting. Penggunaan OpenSource pun kini sudah merambah ke segala lini infrastruktur dan semakin tersebar dengan adanya inovasi serta komunitas yang terus tumbuh dan berkembang. Saatnya Anda beralih dan menguasai OpenSource, Ayo Pakai OpenSource

Artikel Menarik Lainnya :
  1. Linux Tutorial : Membangun WebServer Lengkap 
  2. Linux Tutorial : Hemat Battery di Linux 
  3. Linux Tutorial : Aplikasi Rekam Layar Gratis

Selamat Mencoba - rumahlinux.site

Belajar dari Rumah, Ya... di Rumah Linux aja...

1 Response to "Membangun WebServer Lengkap dengan Ubuntu Linux"

Sky sleep mengatakan...

kak, waktu saya instal phpmyadmin ada error Unable to locate package php-gettext. kira" kenapa ya, saya sudah update repositorynya tapi masih error

Posting Komentar