Perintah Dasar Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux


rumahlinux.site. - Zip adalah format arsip atau kompresi yang paling banyak digunakan karena alasan kemudahan dalam prosesnya serta kemudahan dalam mengaksesnya. Zip juga telah mendukung Multiplatform Sistem Operasi, mulai dari Linux, Windows, MacOS bahkan Android. Jadi Anda tidak perlu khawatir ketika melakukan kompresi sebuah berkas pada satu Sistem Operasi dan ingin mengaksesnya pada Sistem Operasi lainnya, hal itu dapat dengan mudah dilakukan. 


Perintah Dasar Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux | Belajar Linux Otodidak
rumahlinux.site

Dengan menggunakan format kompresi Zip, memungkinkan Anda untuk memperkecil sebuah berkas/file serta menciptakan lebih banyak ruang untuk file lain di hard drive Anda. Selain itu, dengan kompresi berkas menggunakan Zip, secara langsung Anda telah membuat file berkas tadi menjadi portabel dan lebih mudah untuk diunggah, diunduh atau bahkan dilampirkan dan dikirim melalui email. 



Tutorial Linux kali ini akan membahas tentang Perintah Dasar Zip dan Unzip sebuah File di Sistem Operasi Linux dengan menggunakan Command Line. Langkah awal yang dilakukan yakni, melakukan instalasi paket Zip dan Unzip terlebih dahulu pada Sistem Operasi Linux yang Anda gunakan saat ini, 

Cara Install Paket Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux Debian/Mint/Ubuntu 

Bagi Anda pengguna Sistem Operasi Debian Based, seperi Linux Mint, Ubuntu, Debian dan Deepin Linux bisa menggunakan baris perintah dibawah ini : 

$ sudo apt install -y zip unzip 
atau 

$ sudo apt-get install -y zip unzip 

Cara Install Paket Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux Redhat/Fedora/CentOS 

Bagi Anda pengguna Sistem Operasi Redhat Based seperti Fedora, CentOS, dapat menggunakan perintah berikut : 

$ sudo yum install -y zip unzip 
atau 

$ sudo dnf install -y zip unzip 

Jika sudah terinstall dengan sempurna paket Zip dan Unzipnya, langkah selanjutnya adalah mencoba mengimplementasikan cara melakukan kompresi Zip dan Unzip di Linux. 

Perintah Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux 

Perintah dasar Zip di Linux 

Secara umum syntax dasar untuk Zip adalah sebagai berikut : 

$ zip OPTIONS NAMA_DARI_ARSIP_FILE 

Cara Zip sebuah File 

Anda dapat melakukan kompresi sebuah file dengan menggunakan Zip, seperti contoh dibawah ini : 

$ zip BERKAS.zip NAMA_FILE 

Sangat mudah bukan, untuk latihan tingkat lanjutan Anda dapat membuat sebuah kompresi file sederhana menggunakan Zip yang lokasi tempat penyimpanannya Anda tentukan sendiri, perhatikan syntax berikut : 

$ zip /path/to/destination/BERKAS.zip NAMA_FILE 

Dengan menggunakan format perintah diatas, Anda dapat menentukan tempat penyimpanan dari berkas kompresi yang Anda buat. 

Langkah selanjutnya Anda akan belajar bagaimana melakukan kompresi Zip dengan lebih dari satu file, caranya juga cukup mudah simak contoh berikut : 

$ zip BERKAS.zip filenomor1 filenomor2 filenomor3 

Format perintah diatas adalah perintah untuk melakukan kompresi Zip dengan lebih dari satu file. 

Cara Zip sebuah Folder 

Hampir sama dengan cara melakukan Zip pada sebuah file, penerapan Zip pada folderpun ternyata cukup mudah, Anda dapat menggunakan contoh perintah berikut untuk melakukan Zip pada sebuah folder 

$ zip -r BERKAS.zip NAMA_FOLDER 

Andapun dapat melakukan kompresi beberapa folder secara bersamaan dengan mudah yakni dengan menerapkan perintah berikut pada sistem operasi Linux Anda 

$ zip -r BERKAS.zip NAMAFOLDER1 NAMAFOLDER 2 NAMAFOLDER 3 

Perintah Dasar untuk Unzip 

Sama halnya ketika Anda melakukan kompresi menggunakan Zip, proses dekompresi menggunakan Unzip-pun ternyata cukup mudah. 

Bekerja dengan Unzip 

Format perintah untuk melakukan dekompresi file ataupun direktori cukup sederhana, yakni : 

$ unzip BERKAS.zip 

Andapun dapat mencoba melakukan dekompresi lebih dari satu file dengan menggunakan contoh perintah berikut ini : 

$ unzip BERKAS.zip NAMAFILE1 NAMAFILE2 

Untuk melihat informasi rinci dari sebuah file yang dikompresi menggunakan Zip, Anda dapat menggunakan perintah berikut : 

$ unzip -Z BERKAS.zip 

Dengan perintah diatas, Anda dapat memperoleh informasi mulai dari hak akses, serta ukuran dari berkas yang telah dikompresi. 
Demikian ulasan dengan Perintah Dasar Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux, dan Anda dapat melatihnya agar terbiasa dan menguasai Linux secara otodidak secara perlahan.


Selamat Mencoba

Belajar dari Rumah, Ya... di Rumah Linux aja...

0 Response to "Perintah Dasar Zip dan Unzip di Sistem Operasi Linux "

Posting Komentar